Selasa, 03 Maret 2015

Seru Di Akhir Perkuliahan

Rasa yang begitu bersemangat ketika hari itu merupakan perkuliahan perdana yang akan di lakoni pada semester empat ini, tidak ada yang manyangka angkatan 2013 saat ini telah memasuki semester dimana benyak kalangan beranggapan, mahasiswa seutuhnya itu terdapat di semester genap tersebut.

Alasannya beragam, banyak jurusan menjadikan semester empat sebagai semester yang paling sibuk dan paling susah, ibarat mendaki sebuah gunung tinggi maka kita sedikit lagi manggapai puncaknya.

Di semester yang merupakan puncak kesibukan dengan tugas-tugas dan praktikum ini saya mencoba mentaktisinya dengan memprogram Tujuh mata kuliah saja dari Delapan mata kuliah yang di tawarkan, Bukan tanpa alasan jika kita terlalu banyak memprogram mata kulia lalu kita tidak bisa memaksimalkan semuanya maka akan berdampak buruk dengan IPK, sebaliknya meski sedikit yang MK di program namun bisa memaksimalkannya makan IPK juga bisa bagus. Namun itu hanya langkah kedua jika kita memang tidak yakin tidak bisa memaksimalkannya, karena banyak program dan maksimal itulash yang paling bagus.

Hari yang begitu sibuk untuk memulai pagi itu, bagaimana tidak, ada empat mata kuliah yang bertengger di jam-jam rumit hari. yaitu 07:30 AM, 09:00 am, 11:00 pm dan 13:00 pm.

Di pelejaran pertama tidak terlalu mengesankan menurut saya, bahka tidak ada susuatu hal yang bisa saya ambil pelajaran dari mata kuliah tersebut, bagaimana tidak jika dosen pengampuh MK tersebut tak menampakkan wajahnya sampai akhir jam pelajarannya, alias akita gak masuk ngajar.

kata teman-teman saya jika di jam pertama dosen tidak masuk maka itu adalah anugrah, mengapa anugrah? karena tidak sedikit mahasiswa bila kuliah pagi mereka sudah sarapan atau mengisi perut, nah kesempatan tidak masuk dosenlah ini di manfaatkan dengan menyerbu kantin-kantin ngisi perut.

Biasanya sih bukan makanan berat, cukup dengan jalangkote, resolles, sebungkus roti dan teh gelas. atau jika punga stok lebih mereka bisa membeli nasi kuning.

Jam perkuliahan kedua berlangsung, mata kuliahnya adalah Biologi Statistik Dasa, tak terlalu bosan dan tak terlalu susah dengasn mata kuliah ini.

yaa kenapa saya bilang tak susah karena pada hari itu hanya ada agenda kontrak kuliah. Kontrak Kuliah adalah pernajian mekanisme perkuliahan mulai dari proses pembelajaran, penilaiandan kesepakatan-kesepakatan lainya yang di didkusikan lalu di sepakati bersama antara dosen pengajar dan mahasiswa. ini dilakukan pada saat pertemuan pertama di awal semister.

Tak ada waktu istitarah seperti siswa SD, dosen selanjutnya pun masuk, wajah mahasiswa yang lain seolah jengkel dan cemberutk tak di beri ruang untuk bernapas di pergantian jam.

Mata kuliah wajib rupanya, dosennya juga seorang Prof yang pastinya punya ketelitian dan konsentrasi tingi alam membawakan materi kuliah, jika sudah begitu maka haru punya konsentrasi penuh untuk yang satu ini.

salam dan syukur kepada tuhan Yang maha esa, membuka perkuliahan yang tampaknya menarik dengan sedikit pengetahuan dsar kongkrit.

Waktu menunjukkan pukul 12:00 pm. Namun cuaca panas seakan bersinergi dengan rasa ngantuk itu sudah mulai tampak, sebagian mahasiswa yang mengaku begadang di malam harinya sudah terlihat tak setengah sadar. membuat semangat sedikit di bawah dari sebelumnya.

Dosen pun menjelaskan beberapa materi penting karena merupakan pertemuan ke dua, Tiga SKS (Standar Kompetensi Lulusan) rupanya, sangat di sayangkan jika melakukan kesalahan pada saat itu. sedikit tak bisa menahan rasa kantuk membuat konsentrasi mulai pudar. itulah yang saya rasakan sampai menjelang akhir pembelajaran.

Namun ada yang menarik yang tiba-tiba membuat mata seakan bergairah, saraf-saraf seakan tegang membuat otot-otot mulai bersemangat. Di akhir pembelajaran dosen membuka sesi pertanyaanyang kemudian melemparkan pertanyaaan  itu kepada mahasiswa sendiri untuk di tanggapi, kemampuannya mengaktifkan forum diskusi hidup seakan memutar konsentrasi dan semamnagt kami 160 derajat lebih baik, dengan nilai plus bagi penanya dan yang menjawab membuat peserta bersemangat berdiskusi di akhir perkuliahan

perintah berdiri dari tempat duduk seakan melatih kami untuk berani berpendapat di muka umum, tipe meminta tanggapan dan jawaban lain sebanyak lima orang kepada peserta lainya seakan membuat kami lebih berpikir dan berlomba berpendapat, kesempatan yang merata dan balik menangapi sangat terlihat bahwa dosen tersebut ingin membuat mahasiswanya berani dan mampu, membuatnya mendapat penilaian yang baik dengan gelar Profesornya. mengumpulkan pendapat dari hasil diskusi singkat kemudian mengambil kesimpulan yang muda di mengerti. inilah tipe pangajar yang ideal dan sempat mengatakan kalimat "SURU DI AKHIR PERKULIAHAN" keada salah seorang teman.

Hal inilah yang membuat saya sedikit bercerita tentang pengalaman belajar, mungkin sangat sederhana jika kita menelaah ke tugas dan fungsi wajip seorang pendidik. tetapi bukan opini  jika jaman sekarang telah banyak membuat pendidik tak menjalankan sepenungya kewajiban tersebut, semoga apa yang saya dapatkan ini masih merupakan yang berjalan di koridor kewajibannya. Wassalam....

2 komentar: